gara-gara di kos ga ada tv kabel dan gambar yang jelas adalah channel-channel yang banyak sinetronnya, jadi sering nonton sinetron (padahal seneng liat cewek-cewek cantiknya
) banyak hal yang sebenernya rada mengganggu, tapi sering banget dijadiin skenario.
1. yang cukup banyak, mengenai tes dna.
setauku (yang tidak pernah mengenyam pendidikan sebagai dokter dan cenderung kurang wawasan), tes dna baru bisa dilakukan jika sang anak sudah lahir. cukup konyol, ada yang melakukan tes dna ketika sang anak belum dilahirkan. dan seakan begitu mudahnya, begitu murahnya…
2. hal lain lagi, mengenai lalu lintas.
seakan membenarkan bahwa banyak orang indonesia yang sim-nya nembak, selalu ada adegan ketabrak mobil atau motor di setiap judul sinetron. begitu parahnya kemampuan berkendara, dan begitu cerobohnya sang penyeberang. jadi serem…
3. agak mirip, mengenai kecelakaan
tidak pernah ada adegan tabrakan yang membuat kendaraan penyok, tapi selalu membuat orang di dalam mobil atau penunggang motor berdarah-darah. yah, pasti karena sinetron cenderung mempertontonkan kekayaan dan kemewahan. alias: mobil atau motor yang digunakan pasti mahal, dan eman-eman kalau beneran ditabrakin. dan sering sekali ada ledakan, padahal hanya jatuh ke jurang atau menabrak sesuatu.
4. anak yang hilang dan hamil di luar nikah.
apakah benar, sebegitu banyaknya? selalu ada cerita: si a ternyata anaknya si b yang sempat dititipkan pada si c, dan seterusnya. dan pada akhirnya pasti saling bertemu. o ya, ada lagi, ketika salah satu tokoh meninggal, nanti ada yang mukanya persis, ternyata saudara kembarnya yang dulu kepisah (gebe deh…) mengenai hamil, kayaknya begitu mudah untuk mengaku hamil, dan mudah juga bekerja sama dengan dokter untuk memalsukan hasil lab.
5. tukang kompor dan hati batu
benarkah ada orang yang benar-benar sejahat tokoh antagonis di sinetron? kadang aku samapai benar-benar berdoa, semoga tidak mempunyai suami, mertua, saudara, saudara ipar, dan teman-teman yang rela melakukan apa saja demi cinta atau harta (siapa tahu besok jadi orang kaya, hehehe…)
6. jam kantor fleksibel
sebegitu mudahnya menyuruh seseorang pulang kantor karena urusan pribadi dan sepele, seperti anak kangen dan bertemu istri. memang sih kebanyakan perusahaan pribadi, tapi apa ya segampang itu?
apa lagi ya? ah, kira-kira begitulah…
kadang aku berharap ada yang bisa menggantikan mereka menulis skenario. tak ada yang mengejutkan, tak ada yang tak bisa ditebak. kadang dari awal sudah bisa ditebak pada akhirnya si ini akan bersama si itu, dan lain-lain. semua mengalir begitu serupa…